BBM: 2B42DF7E
Whatsapp: +855-855-92-428
WeChat: KARTU_REMI

November 20, 2017

Kesemprot Uap Minyak Esensial, Mata Gadis Muda Rusak Permanen


KARTUREMI - Minyak esensial dikenal memiliki manfaat obat dan aroma terapi di seluruh dunia. Cukup beberapa tetes di penyemprot elektrik, suasana di rumah bisa langsung berubah menjadi menyenangkan.

Tetapi, Emily Smith, perempuan asal Inggris mengalami nasib sial karena minyak berbau semerbak itu. Emily mengunggah pengalaman mengerikannya di Facebook untuk memperingatkan orang lain tentang bahaya terpapar uap minyak esensial.

Laman World of Buzz melaporkan paparan minyak esensial itu telah membuat wajah Emily rusak parah dan terasa terbakar.

Emily menceritakan, awalnya dia ingin mematikan penyemprot wewangian itu. Tapi, tanpa sadar minyak esensial yang diuapkan mengenai kulitnya. 

" Saya berjalan ke penyemprot dan menahan tombolnya selama beberapa detik. Dalam proses mematikan alat itu, uap dari diffuser secara tidak sengaja menyemprot ke wajah saya," tulis Emily.

Merasa tak ada efek apapun, Emily melanjutkan aktivitas seperti biasanya.


Ada rasa panas di wajah

Beberapa jam kemudian, Emily merasakan sensasi menyengat di wajahnya.

" Saya langsung membasuh wajah di bawah keran selama 10 menit, lalu merendamnya dalam air dingin selama 20 menit sambil menelepon 111 untuk mendapatkan petunjuk medis.

" Saya menggambarkan kondisi saya ke operator, yang menegaskan bahwa saya hanya menderita luka bakar tingkat pertama. Operator bilang perawatan medis profesional tidak diperlukan," kata Emily.

Karena luka bakar tingkat pertama dapat dirawat di rumah dengan air dingin dan lidah buaya, dia mengikuti saran yang diberikan dan tidur setelahnya. Namun, itu menjadi kesalahan besar dalam hidupnya.

Pukul 3 pagi, dia terbangun karena merasakan rasa sakit di wajahnya. Selain itu, matanya merah dan berkabut saat melihat ke cermin di kamar mandi.


Tak dianggap serius

Awalnya Emily tidak menganggapnya serius. Dia kembali tidur setelah menggosokan krim lidah buaya lebih banyak dan minum obat penghilang rasa sakit.

Keesokan paginya, dia melihat ke cermin dan tidak bisa mengenali dirinya sendiri. " Wajah saya bengkak, mata saya kabur dan terus berair," ucap dia.

Selain itu, ada nanah yang keluar dari kulitnya. Wajah dan matanya terasa lebih sakit dari sebelumnya. Dia menghubungi rumah sakit dan diminta pergi ke ruang gawat darurat.


Proses pemulihan 12 jam

Setelah didiagnosa, dia menderita luka bakar akibat bahan kimia. Emily dipindahkan ke spesialis mata karena dokter khawatir matanya mengalami kerusakan.

Seluruh proses untuk memulihkan kondisinya memakan waktu 12 jam.

" Ketika saya mengikuti instruksi yang diberikan dan membasuh luka saya di bawah air keran, saya sebenarnya tidak bisa menghilangkan minyaknya," ucap dia

" Dan saat saya merendam wajah saya di dalam semangkuk air, saya sebenarnya tidakh menyembuhkan luka bakar saya. Tapi saya justru semakin memperparah masalah saya."

Akibat kejadian ini, Emily mengalami kerusakan mata permanen. Sekarang dia kemungkinan akan mengalami cacat seumur hidup. Yang lebih memilukan lagi, dia masih berumur 24 tahun dan baru bertunangan bulan lalu!


Sumber : ttps://www.dream.co.id

0 komentar: