BBM: 2B42DF7E
Whatsapp: +855-855-92-428
WeChat: KARTU_REMI
Showing posts with label Berita Pilkada. Show all posts

February 4, 2018

Transformasi Charly Van Houten dari Anak Band Sampai Jadi Bakal Calon Wakil Gubernur



REMINEWS - Gelagat Muhammad Casmali Parli atau dikenal Charly Van Houten terjun ke dunia politik sudah lama terlihat. Ia pernah ditawari partai politik untuk maju menjadi Calon Bupati Cirebon. Namun, Charly dikabarkan belum siap dengan posisi itu. Kini, Charly justru diisukan bakal jadi Calon Wakil Gubernur Jawa Barat.

Berita ini tersebar, saat dirinya kedapatan mengunjungi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat pada Rabu (7/12/2017) lalu. Hingga pada akhir Desember 2017, Charly resmi mengajukan diri jadi calon wakil gubernur Jabar melalui PKB. Kabar tersebut pun menambah deretan panjang artis yang terjun ke dunia politik.

Sebelum menilai layak atau tidaknya dia maju jadi calon gubernur Jawa Barat. Lebih baik simak terlebih dahulu transformasi Charly Van Houten dari anak band sampai jadi bakal Cawagub Jabar. 


1. Charly mulai berkarier bersama ST12 sejak 2004, mereka sering membawakan lagu-lagu bernuansa melayu



2. Banyak yang tidak tahu, ST12 mengawali kariernya dengan album indie bertajuk ‘Jalan Terbaik’, hingga akhirnya dilirik Trinity Optima



3. Charly pun semakin berkibar sebagai vokali band terkenal bersama ST 12, dengan ciri khas rambut nyentriknya



4. Sayangnya, saat sudah di puncak popularitas Charly Van Houten memutuskan berpisah degan ST12 dan membentuk band baru Setia Band



5. Ia pun tidak pernah meninggalkan gaya rambut gondrong belah tengah dan anting di kedua telinganya



6. Belakangan, penampilan Charly juga lebih religius dibanding dulu



7. Ia juga sering mengikuti berbagai kegiatan keagamaan, bahkan hingga ke luar kota



8. Kini, rambutnya memang sudah tidak gondrong, lebih rapi dan klimis. Tapi masih setia dengan gaya belah tengahnya



9. Kabarnya, Charly mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Gubernur dan masuk opsi untuk mendampingi Ridwan Kamil



10. Cocok nggak nih, seadndainya mereka berdampingan jadi calon gubernur dan calon wakil guberur Jawa Barat?


Siapa pun berhak untuk memajukan daerahnya dengan berbagai cara termasuk dengan menjadi pimpinannya. Mungkin cara itulah yang ditempuh Charly untuk mengabdi kepada masyarakat. Soal layak atau tidaknya, kita tunggu saja rilis resmi dari PKB. Kira-kira bakal disetujui maju atau nggak, ya?















January 12, 2018

LBH Pers Ingatkan Bakal Banyak Berita Palsu di Tahun Politik


KARTUREMI - Memasuki tahun politik 2018 dan 2019, berita hoax dan ujaran kebencian diperkirakan bakal terus bermunculan. Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum Pers, Nawawi Bahrudin meminta semua pihak bijak merespon berita yang muncul. Apalagi berita palsu.

"Akan banyak berita palsu di tahun 2018. Dan ada satu dan ada puluhan serta ratusan juta rupiah. Pemerintah perlu bijak dalam merespon hal ini," kata Nawawi di Kantor LBH Pers, Jl Kalibata IV, Jakarta Selatan, Jumat (12/1).

Nawawi menyebut banyak pihak akan terkena dampak berita hoax. Salah satunya pekerja media. Oleh karena itu, pihaknya mendesak pemerintah juga memastikan perlindungan kebebasan pekerja media.

"Kami mendesak agar Presiden Joko Widodo untuk memastikan kebebasan pers dan kebebasan berekpresi di tahun politik untuk menjaga demokrasi," ungkap Nawawi.

Jika masyarakat merasa dirugikan terkait pemberitaan, diharapkan tidak main hakim sendiri. Pihak yang merasa dirugikan disarankan menggunakan pendekatan UU Pers.

Untuk pekerja media, Nawawi juga mengingatkan agar selalu mematuhi kode etik jurnalistik yang berlaku. Pemilik media juga juga diimbau memberikan perlindungan kepada para jurnalisnya.

"Untuk para perusahaan media untuk berikan hak-hak terhadap para jurnalis dan pekerja sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan," tegas Nawawi.

Tidak hanya itu, DPR juga diminta lebih teliti dan hati-hati membahas UU terkait dengan kebebasan pers. Karena kebebasan pers adalah syarat mutlak berdemokrasi.

"Kami juga mendesak Kapolri untuk mematuhi nota kesepahaman Kapolri dengan Dewan Pers dalam menyelesaikan kasus yang berkaitan dengan media," tutupnya.