BBM: 2B42DF7E
Whatsapp: +855-855-92-428
WeChat: KARTU_REMI
Showing posts with label Berita Aneh. Show all posts

October 7, 2018

Takut Dikejar Hantu Janda, Pria di Thailand Ramai-ramai Cat Kukunya


KARTUREMI – Pemuda di Pu Hong, sebuah desa kecil di Provinsi Kalasin, Thailand, ramai-ramai mengecat kuku jari mereka sebagai cara untuk menangkal hantu jahat memdatangi mereka.

Tren tersebut menjadi populer usai lima penduduk di desa itu meninggal dalam waktu tiga minggu.

Kematian kelima penduduk di desa itu disebut ada kaitannya dengan hantu.

Dua orang pertama dilaporkan berasal dari satu keluarga, di mana mereka pingsan dan kemudian mati di tempat.

Korban lain, seorang gadis remaja tewas dalam kecalakaan sepeda motor.

Sementara dua lainnya, rincian kematian mereka belum diungkapkan kepada media sejauh ini.

Penduduk setempat percaya kebetulan tragis tersebut disebabkan oleh kekuatan supranatural.

Mereka mulai melakuakan tindakan pencegahan untuk menjadi korban selanjutnya.

Bussadee Malasee, paranormal berusia 60 tahun asal desa tersebut, mengatakan kepada media Thailand,Sanook, bahwa ia yakin kematian orang-orang di desanya disebabkan oleh dua hantu.

Hantu yang pertama adalah hantu janda yang menuntut balas dendam dan menargetkan pria.

Sementara hantu satunya disebut penduduk lokal sebagai 'pop', hantu yang dalam cerita rakyat Thailand paling ditakuti di mana merasuki orang untuk mencari mangsa.

Paranormal itu menjelaskan, hantu janda ingin mengambil nyawa para pria sementara pop mengincar orang tua.

Penduduk di desa itu mencoba mengelabui para hantu agar tidak menjadi korban berikutnya, terutama hantu janda.

Mulai dari mengecat kuku hingga memasang tanda bertuliskan "tidak ada pria yang tinggal di sini" di luar rumah mereka, berharap hantu tersebut mencari target lain.

Beberapa orang juga dilaporkan mengungsi ke kuil-kuil untuk mencari perlindungan.

Yang lain, memilih untuk tidak keluar rumah saat malam tiba.



Sumber : https://today.line.me/id/pc/article/

August 15, 2018

Penis Pria di India Membusuk Lalu Copot



KARTUREMI, Lucknow - Seorang pria di India yang memiliki ulkus pada bagian penis dilaporkan meninggal dunia tak lama setelah alat kelaminnya itu membusuk.

Ulkus adalah luka terbuka pada permukaan kulit.

Dikutip dari laman AsiaOne, Rabu (15/8/2018), pria berusia 82 tahun itu mengabaikan gejala ulkus yang ia alami sejak 12 bulan lalu. Keterangan tersebut didapatkan dari Laporan Kasus British Medical Journal (BMJ) Kamis lalu, 9 Agustus 2018, di Lucknow, India.

Saat kondisi sudah sangat parah, barulah pria tua itu dibawa ke rumah sakit untuk melakukan proses pemeriksaan. Saat itu, tim medis menemukan ada ulkus besar di penisnya yang dikombinasikan dengan pembengkakan yang amat parah.

Para dokter lalu mencoba mengobati pasien dengan mengeringkan pembengkakan berisi nanah itu lewat sejumlah resep. Ternyata, keadaan ini sama sekali tidak membuatnya baik.

Dua minggu kemudian, penis pria itu membusuk lalu putus. Menurut dokter Gaurav Garg dari King George's Medical University, sebuah pemeriksaan klinis mengungkapkan bahwa ulkus adalah alasan di balik masalah penis pria tua itu.

Ditemukan juga bahwa pria itu memiliki benjolan keras di sisi kiri pangkal pahanya meskipun ia menolak riwayat infeksi menular seksual.

Selama sakit, ia mengalami kesulitan untuk buang air kecil. Sebab, bagian uretra semakin hari semakin rusak. 15 hari setelah penisnya lepas dan jatuh, ia dilaporkan meninggal dunia.

"Dalam kasus ini, pasien mengabaikan gejala awalnya yang pada akhirnya menyebabkan penis jatuh," ujar dokter.

Dokter mengatakan bahwa kemungkinan pria itu membiarkan kondisinya memburuk karena "ketidaktahuan dan stigma sosial".

Dianggap Menggangu Penampilan, Pria di Rusia Nekat Potong Penis


Kisah yang satu ini cukup berbeda, sebab ia memotong alat kelaminnya dengan sengaja. Beberapa waktu lalu, seorang penderita kanker di Rusia yang telah merajah hampir 90 persen tubuhnya kehilangan satu-satunya alat kelamin, (penis) yang ia miliki. Alasannya tak biasa, ia menghilangkan organ vitalnya itu karena dianggap merusak pemandangan.

Adam Curlykale, 32, dari Kaliningrad, Rusia, menghabiskan 12 tahun untuk menutupi tubuhnya, termasuk bola mata dengan tinta hitam setelah didiagnosis mengidap kanker.

Namun, ada satu anggota tubuh yang ia anggap sangat mengganggu penampilan, yaitu penis. Meski ditutup oleh celana, Curlykale menganggap bahwa penisnya mengganggu seni rajah pada tubuhnya.

Ia harus ke Rumah Sakit Jardines di Guadalajara, Meksiko dari Rusia. Setelah operasi dilakukan, ia membagikan foto tengah berbaring di rumah sakit dengan keterangan foto yang menjelaskan segalanya.

Kisah yang ia bagikan itu ternyata menyedot perhatian netizen dan viral di media sosial. Menurut dokter, tubuhnya mengalami albinisme atau kelainan pada pigmen yang membuat sebagian kulit menjadi pucat bahkan berubah putih.

Warna kulitnya yang berubah sempat membuatnya merasa depresi hingga dia memutuskan untuk mulai mentato tubuhnya.

Selama 12 tahun, Curlykale sedikit demi sedikit menjalani proses perubahan warna kulitnya menjadi abu-abu, termasuk kedua bola matanya. Dia pun menyebut proses perubahan dirinya itu sebagai sebuah karya seni.

Meski begitu, ada beberapa anggota tubuh yang tidak ia tato. Bagian tersebut adalah puting, penis dan testikelnya. Menurutnya, hal itu tidak indah dipandang. Dan yang pertama, ia nekat untuk memotong penisnya.

Setelah menjalani operasi tersebut, Curlykale masih menyimpan keinginan untuk menutup bagian-bagian kecil di tubuhnya yang belum ditato.

"Saya mendesain tato karena ini untuk tubuh saya. Saya memiliki pandangan yang spesifik untuk diri sendiri, sehingga melakukannya selangkah demi selangkah," ujar Curlykale.


Sumber : https://www.liputan6.com/

August 2, 2018

Diperkosa 8 Pria, Kambing Bunting Mati Seketika



Kasus ini terkuak setelah seorang pria mencari kambingnya yang hilang.

KARTUREMI - Kasus pemerkosaan di Kota Nuh menyedot perhatian publik India. Kasus ini terbilang aneh. Korbannya bukan manusia melainkan seekor kambing bunting.

Seekor kambing bunting ditemukan tewas di distrik Haryana Mewat tersebut. Rupanya kambing itu mati karena diperkosa delapan orang pria.

Kasus ini terkuak ketika seorang pria, Aslu, kehilangan salah satu kambingnya. Pria itu terkejut melihat kambingnya tergeletak dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Dia menduga kambingnya mati karena diperkosa oleh delapan orang pria. Aslu kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi pada Rabu 25 Juli 2018.


Pemeriksaan Medis 8 Tersangka, Astaga Hasilnya

Beberapa nama pria yang telah memperkosa kambingnya. Para tersangka yaitu Savakar, Haroon, Jaffar, dan lima orang lagi yang identitasnya belum diketahui secara pasti.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan medis terhadap delapan orang tersebut. Hasilnya akan digunakan untuk investigasi kasus ini.

Saat Digerebek Para Pelaku Lagi Asyik...

Kepolisian setempat menjerat pelaku dengan IPC Pasal 377 (pelanggaran tidak lumrah) dan Pasal 249 (kejahatan melukai dan membunuh hewan ternak). Selain itu, para pelaku juga dijerat dengan Pasal Pencegahan Kekejaman terhadap Hewan Ternak.

"Kami telah melakukan penggerebekan di sejumlah tempat yang digunakan masing-masing pelaku sembunyi. Kambing mati karena terluka parah," kata Inspektur Vipin Kumar.

"Pemeriksaan postmortem dilakukan di rumah sakit hewan pemerintah setempat. Sampel yang berisi hasil laboratorium telah dikirim ke laboratorium forensik pemerintah di Madhuban," lanjut dia.



Sumber : https://www.dream.co.id

July 27, 2018

Siberia Geger Langit Gelap di Siang Bolong



KARTUREMI - Perubahan langit di distrik Yakutia, Siberia, Rusia menghebohkan warga setempat. Pasalnya langit di wilayah terdingin di rusia itu mendadak gelap di siang bolong.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 hingga pukul 14.00 waktu setempat. Langit yang awalnya terlihat kuning kegelapan mendadak menjadi gelap total.  

Banyak yang mengaitkan fenomena ini dengan hal mistis. Mulai dari konspirasi datangnya UFO hingga peluncuran senjata baru.

Melansir The Siberian Times, awalnya warga menduga langit hanya mendung menunggu hujan turun. Tidak ada debu atau polusi yang menguatkan kecurigaan warga.

Namun hujan tak kunjung turun, langit pun mulai semakin menggelap. Warga mulai dirundung ketakutan.

" Banyak yang takut. Khususnya orang tua. Itu tidak langsung gelap tapi secara bertahap. Biasanya stasiun informasi cuaca akan menginformasikan jika terjadi gerhana tapi ini tidak," kata seorang warga.

Selain itu, warga juga mengungkap adanya penurunan suhu hingga minus 4 derajat celcius. Sebelumnya di sekitar wilayah Yakutia memang terjadi kebakaran hutan.

Peristiwa yang terjadi di Yakutia kemungkinan sebagai dampak dari kebakaran puluhan ribu hektar hutan yang terjadi pada Mei 2018 lalu.

Observatorium NASA menyebut, asap dan aerosol dari kebakaran itu dilepaskan hingga ke kota lain. Belum ada penjelasan resmi tentang fenomena tersebut.

Fenomena alam yang langka dan aneh memang kerap terjadi di Siberia. Seperti 'hujan darah' yang terjadi pada awal Juli 2018 lalu. Ternyata 'hujan darah' disebabkan dari polusi yang diakibatkan dari industri di sana.



Sumber : https://www.dream.co.id/unik

July 25, 2018

Geger Cairan Aneh Muncul di Makam Berusia 2000 Tahun


Sejumlah netizen meyakini cairan tersebut mengandung khasiat.

KARTUREMI - Tim arkeolog menemukan peti mati batu atau sarkofagus diperkirakan berusia 2.000 tahun di Alexandria, Mesir awal bulan ini. Saat dibuka, terdapat tiga kerangka jenazah yang terendam dalam cairan aneh berwarna merah.

Penemuan itu menimbulkan sejumlah spekulasi di kalangan ilmuwan. Ada yang menyebut cairan itu merupakan 'solusi hidup', ada pula yang mengatakan sebagai 'jus mumi'.

Kementerian Peninggalan Antik dan Kuno Mesir, menyatakan cairan tersebut bukan berasal dari jasad yang ada di dalam sarkofagus. Bukan pula merkuri merah yang terkenal itu. 

Cairan berwarna merah itu diyakini hanya sebah limbah.

" Makam dan sarkofagus batu di dalamnya tidak berisi bagian-bagian yang tersisa dari Aleksander Agung seperti yang diperkirakan oleh orang-orang," demikian pernyataan resmi kementerian, dikutip dari boldsky, Selasa 24 Juli 2018.

Sejumlah laporan media menyebut banyak pihak mengingatkan tentang adanya kutukan jika sarkofagus itu sampai dibuka. Tetapi, pihak kementerian mengabaikan peringatan tersebut.

Laman Independent melaporkan sarkofagus itu terbuat dari batu hitam. Di dalamnya terdapat tiga kerangka manusia.

Beberapa hari usai pemberitaan tentang penemuan tersebut di sejumlah media, netizen ramai mengajukan permintaan untuk mendapatkan cairan itu. Sebagian dari mereka meyakini cairan itu memiliki khasiat tertentu.

" Kita harus meminum cairan merah dari sarkofagus kusam itu seperti minuman berkarbonasi atau minuman mengandung kafein sehingga kita bisa mendapatkan kekuatannya," kata permintaan netizen online.

Sejumlah sejarawan mengatakan Alexander Agung, yang merupakan penguasa dan pendiri kerajaan Mesir kuno, mati muda, Tetapi jasadnya tidak ditemukan.

Sejumlah catatan pra-sejarah menyatakan Alexander pernah berwasiat jenazahnya dilemparkan ke Sungai Eufrat. Tetapi para sejarawan yakin tampaknya pengikut Alexander meletakkan jasad raja besar itu di sebuah makam yang akan ditemukan suatu hari nanti.


Sumber : https://www.dream.co.id/

July 21, 2018

Pegawai Google Ini Tewas Usai Dikeroyok 2.000 Orang yang Termakan Hoaks



KARTUREMI - Hoax atau berita bohong kini rupanya menjadi isu hangat terkhusus di India. Ya, akibat kabar hoax yang beredar lewat jejaring sosial WhatsApp, nyawa orang ikut melayang. India sendiri pasar terbesar WhatsApp di dunia, dengan skeitar 200 juta pengguna mengirim satu miliar pesan setiap hari.

Seorang pegawai Google telah dipukuli sampai tewas dalam pengeroyokan baru-baru ini. Hal itu dipicu oleh pesan berantai WhatsApp palsu yang berisi kabar penculikan anak-anak di India.

Seperti brilio.net lansir dari DailyMail, Jumat (20/7), Mohammad Azam dikeroyok bersama dengan dua temannya oleh 2.000 orang di distrik Bidar negara bagian Karnataka selatan. Polisi akhirnya menangkap 32 orang karena telah membuat Azam meninggal dunia karena dikira penculik anak-anak yang beredar di pesan berantai.

Teman-teman Azam, termasuk seorang warga negara Qatar, terluka parah dalam pengeroyokan. Tak cuma itu, akibat pesan berantai hoax ini lebih dari 20 orang telah digantung di India setelah dituduh menculik anak-anak dalam dua bulan terakhir.

Polisi mengatakan Azam yang berusia 27 tahun dan temannya kembali ke rumah mereka di kota tetangga Hyderabad setelah mengunjungi seorang teman di Bidar. Dalam perjalanan, mereka berhenti sebentar untuk menawarkan cokelat kepada anak-anak sekolah setempat.

"Salah satu dari mereka membeli cokelat dari Qatar dan mencoba menawarkannya kepada anak-anak sebagai tanda kasih sayang," ungkap Wakil Kepala Polisi Bidar V. N. Patil.

Tetapi salah satu anak mulai menangis, dan membuat orana-orang tua menuduh Azam dan temannya penculik anak-anak seperti pesan berantai yang tengah tersebar luas. Patil mengatakan ketiga orang itu berhasil melarikan diri tetapi diserang oleh gerombolan yang jauh lebih banyak beberapa mil di depan setelah penduduk setempat menyebarkan berita kalau mereka adalah penculik lewat WhatsApp.

Mobil Azam dan temannya pun terbalik setelah menabrak pembatas jalan yang diletakkan oleh massa yang marah sebelum mereka diseret keluar dari kendaraan. Mereka dipukul dengan tongkat dan batu.

Sebuah video menunjukkan seorang polisi memohon kepada para penyerang ketika mereka menendang dan memukul korban dengan tongkat. Tiga polisi terluka dalam upaya penyelamatan ketika massa mengamuk selama hampir satu jam.


Polisi mengatakan mereka telah menangkap 32 penyerang dan sedang mengejar yang lainnya. Seorang petugas investigasi mengungkapkan bahwa mereka yang ditangkap termasuk admin grup WhatsApp di belakang pesan berantai hoax yang tersebar luas.

Akibat termakan hoax di pesan berantai, lima orang dihukum mati oleh massa di negara bagian Maharashtra pada 1 Juli 2018 lalu. Massa telah melihat korban berbicara dengan seorang anak di pasar, memicu dugaan penculikan anak.

Di bulan Mei lalu, negara bagian Jharkhand timur menyebabkan tujuh orang dibunuh karena dituduh penculik seperti kabar hoax yang beredar. Selain itu, ada 21 kematian dilaporkan setelah lusinan penyerangan di seluruh negeri sebagian besar yang menargetkan orang yang bukan penduduk setempat.

Di bulan Mei juga, seorang wanita transgender terbunuh dan tiga lainnya terluka parah di Hyderabad karena kabar hoax tentang penculikan. Sebelumnya lagi, seorang pria gangguan mental dipukuli di Pahadishareef atas kabar hoax yang sama.

Pihak WhatsApp pun tak tinggal diam atas tragedi ini. WhatsApp telah berjanji untuk memperkenalkan fitur baru untuk menandai pesan yang diteruskan. Tetapi mereka menolak untuk mengintip konten pengguna karena perlindungan privasi.



Sumber : https://today.line.me/id/

Satu-satunya Orang Terakhir dari Suku Amazon Tertangkap Kamera, Ia Hidup Sendirian Selama 22 Tahun



KARTUREMI - Kehidupan suku-suku pedalaman memang masih menjadi misteri bagi para peneliti.

Namun, berkat kemajuan teknologi, sekelumit kehidupan mereka dapat terabadikan.

Banyak suku pedalaman yang tinggal di kawasan hutan belantara Amazon.

Satu rekaman tentang satu-satunya orang terakhir dari suku Amazon yang masih bertahan telah beredar.

Dikutip TribunTravel.com dari laman Daily Mail, video itu memperlihatkan satu-satunya orang yang masih bertahan dari suku Amazon yang dibantai petani 20 tahun yang lalu.

Dikenal dengan istilah 'the indigenous man in the hole', lelaki suku Amazon ini tertangkap kamera oleh pemerintah Rondonia, satu kawasan di Brazil.

Lelaki itu terlihat setengah telanjang dan sedang berupaya menebang pohon.

Diperkirakan, ia juga memiliki kebun pepaya dan jagung di sekitar pondok yang dibuatnya sendiri dari pepohonan.

Para ahli menemukan lelaki itu di hutan pertama kali pada 1996.

Namun, wajahnya baru sekali tertangkap kamera pada 1998.

Para ahli memperkirakan, ia telah hidup sendirian selama 22 tahun.

Dengan usia sekitar 50an tahun, pria tersebut menghabiskan sebagian besar waktunya dengan berburu babi hutan, burung, dan monyet dengan busur panah, menurut laporan The Guardian.








Petani dan pembalak hutan diyakini telah membunuh lima anggota suku lainnya dalam serangan pada 1995.

Mereka membunuh dan mengusir penduduk asli Amazon selama 1970-an dan 1980-an.

Namun, pria yang terekam kamera ini berhasil bertahan hidup, menurut badan pemerintah untuk suku asli, Funai.

Funai memiliki kebijakan ketat untuk membiarkan suku-suku pedalaman tetap tinggal di wilayah itu.

Namun, Funai juga telah memantau aktivitas pria tersebut dari jauh sejak pertama kali terlihat pada 1996.

Funai tidak tahu namanya atau nama sukunya, tetapi telah berjuang untuk memperluas area hutannya menjadi 8,070 hektar sehingga ia dapat mempertahankan gaya hidup aslinya.

Senjata tradisional seperti kapak dan parang sengaja ditinggalkan oleh pekerja Funai agar ditemukan pria tersebut.

Meski begitu, para pekerja Funai menjaga diri dan tidak pernah membiarkan diri mereka dilihat oleh pria tersebut.

Fiona Watson dari kelompok riset Survival International, mengatakan kepada The Guardian, video lelaki itu terlihat 'luar biasa' karena wilayah tanahnya dikelilingi oleh peternakan.

Dia berkata, "Funai memiliki kewajiban untuk menunjukkan pria tersebut dalam keadaan baik dan masih hidup. Satu hal yang juga penting adalah Funai telah berhasil menjaga wilayahnya."

"Fakta pria itu masih hidup memberikan harapan dan bisa dibilang, ia adalah simbol tertinggi."

Funai, yang bekerja untuk melindungi hak-hak masyarakat adat dan kelompok-kelompok pedalaman, mengklaim ada 113 suku yang tak terkontak peradaban manusia modern di Amazon Brasil.



Sumber : https://today.line.me/

July 19, 2018

Pria di Jepang Meninggal karena Prank, Anusnya Ditancepin Kompresor Sama Temannya


KARTUREMI, Seorang pria di Jepang ditangkap polisi gara-gara nge-prank rekan kerjanya hingga meninggal.

Yoshiyuki Yoshida nge-prank Akio Ishimaru saat jam istirahat di tempat mereka bekerja, pabrik peralatan industri di Ibaraki Tsukuba City.

Yoshida nancepin ujung kompresor ke anus Ishimaru dalam keadaan menyemburkan udara.

Ishimaru mengeluh sakit, dilarikan ke rumah sakit, dan akhirnya meninggal.

Dilansir Asia Times baru-baru ini, kompresor gak langsung ditancapkan ke rongga anus melainkan dengan masih memakai celana.

Kemungkinan tekanan udara merusak paru-paru dan menyebabkan kematian.

Namun penyidik masih menunggu hasil otopsi.

Mungkin kejadian macam ini jarang kita dengar, tapi kejadian serupa bukan pertama kalinya di Jepang.

Pada Desember tahun lalu dua orang pria di Tokyo ditangkap karena main prank yang sama dan menyebabkan temannya meninggal.

Bulan ini selain Yoshida, ada pria 28 tahun yang ditangkap gara-gara menyebabkan luka serius akibat main semprotan udara di anus seorang mahasiswa.

Turut berduka cita.


Sumber : https://today.line.me/

Kabur Hindari Amukan Massa, Maling Ini Malah Tercebur dalam Septic Tank



KARTUREMI, BOGOR - Seorang pencuri mengalami nasib apes usai melancarkan aksinya di Kampung Cimayang 3 RT 13/RW 05, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ya, ia terperosok ke dalam kubangan pembuangan tinja alias septic tank berukuran 2x3 meter saat hendak kabur dari kejaran warga.

Pada foto-foto yang dibagikan oleh pengguna akun facebook Siti Wulan Dari, Rabu 18 Juli 2018, tampak pria itu tak berkutik setelah terjebak di kubangan tinja. Ia tertunduk lesu di hadapan warga Kampung Cimayang yang sudah mengepungnya.


"Berniat melarikan diri, apes kecebur ke dalam sepiteng. Malingnya apes, kecemplung sepiteng (tempat berkumpulnya anu). Bisa bayangkan aroma bapak pencuri ini? Semerbak pasti ya?? Lokasi Cimayang, Bogor," tulis Siti mengawali postingannya.

Beruntung, pelaku tidak menjadi bulan-bulanan massa yang jijik mendekatinya akibat bau yang sangat menyengat.


"Hingga aparat pun enggan menyentuh tubuhnya yang berbau sangat menyengat," timpal Siti.

Menurut informasi, pelaku terciduk setelah ditemukan seorang ibu-ibu sekira pukul 05.00 WIB. Warga desa yang mengetahui informasi itu langsung berbondong-bondong menuju lokasi. Alhasil, pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Cibungbulang untuk diperiksa lebih lanjut.


Sumber : https://today.line.me/

July 16, 2018

Telan Boneka, Ular Piton Berukuran 2 Meter Harus Dioperasi


KARTUREMI - Minggu lalu , pawang ular dipanggil ke sebuah rumah di Kuranda, Queensland setelah sebuah keluarga melihat reptil sepanjang 2 meter ini memakan boneka sapi mainan putri mereka.

Hayley-Anne Hill dari Miss Hiss Reptiles mengatakan, dalam dua dekade penangkapan ular, dia belum pernah melihat kejadian seperti itu.

"Seluruh rumah gembira pada saat kami tiba di sana, itu bukan sesuatu yang Anda temui setiap hari," katanya.

"Kami mengantongi ular yang mencoba mencerna item non-makanan ini dalam waktu sekitar 20 detik.”

"Kami langsung tahu ular itu baru saja makan sesuatu. Tonjolan di tengah-tengah ular itu seukuran ayam.”

"Bagus mereka mengawasinya, kalau tidak, kita tidak akan tahu itu mainan dan itu bisa saja merugikan."

Setelah menangkap ular itu, Hill membawanya ke dokter hewan setempat. Dokter itu menawarkan operasi untuk melepas mainan yang bersarang di perut sang ular.

Operasi Ular

Perawat kehewanan, Shannon Diblasio, mengatakan sebuah tim melakukan operasi pada ular itu setelah ia gagal memuntahkan boneka yang ditelannya.

"Mainan yang berbulu menyerap banyak cairan internal, jadi kami memberi cairan ular itu kemudian salah satu dokter hewan kami menyuntiknya dengan anestesi umum dan mengoperasinya," katanya.

"Kami mendengar ia menelan mainan anak-anak tetapi kami tidak yakin apa jenisnya, lalu sapi mainan itu keluar lebih dulu, jadi hampir seperti melahirkan mainan.”

"Dokter hewan mengeluarkan sebuah boneka mainan sapi berbulu utuh.”

"Kami telah melihat beberapa kasus yang tidak biasa tetapi tidak ada yang seperti ini."

Menyelamatkan Ular

Diblasio mengatakan keluarga melakukan hal yang benar dengan mengawasi ular itu dan mendapatkan bantuan medis.

"Ular ini mungkin akan mengalami kematian yang lambat dan mengerikan dari mainan yang terjebak sehingga mereka melakukan hal yang benar," katanya.

"Ia pulih dengan baik tapi sayangnya mainan itu tidak bertahan dengan baik dan ia pergi ke surga sapi mainan."

Karena kejadian ini, ular itudinamai 'Moo'. Ia rencananya keluar dari dokter hewan pada hari Jumat (13/7/2018) dan memulihkan diri dengan pawang ular.

Selanjutnya, para pawang ular berencana untuk melepaskannya kembali ke alam liar.

Hill mengatakan, Moo akan dibebaskan setelah beberapa minggu di rehabilitasi.

"Ia berada dalam kondisi yang sangat baik," katanya.

"Ia akan bersama kami selama sekitar enam minggu dan kami akan memastikan ia bisa mencerna beberapa makanan, lalu kami akan mengembalikannya ke tempat asalnya.”

"Semoga ia tak mau makan 'sapi' lagi."



Sumber : https://today.line.me/

Terapi Pijat Pakai Gigi, Berawal dari Groupie Hingga Jadi Langganan Selebriti



KARTUREMI, Banyak teknik pijat di dunia, tapi pernah dengar pijat pakai gigi alias digigit gak?

Di Hoboken, New Jersey, Amerika Serikat ada terapis pijat, seorang wanita 48 tahun berjuluk “Dr. Dot” yang melakukannya.

Dr. Dot memulai kariernya sejak remaja 15 tahun.

Awalnya dia hanya ingin nongkrong bareng rockstar pujaan dan nonton konser band gratis tanpa menjadi groupie.

“Melihat gitaris bandnya (Def Lepard), Phil Collen di parkiran mobil, aku bilang padanya aku akan memijat punggungnya kalau aku boleh diperbolehkan masuk,” kata Dr. Dot dikutip dari The Sun.

Collen yang mengira umur dia lebih tua dari sebenarnya lalu mengizinkan.

“Dia kaget dengan teknik yang tak biasa ini, tapi dia menyukainya.”

Ternyata Dr. Dot belajar teknik itu dari ibunya. Saat itu dia yang berusia lima tahun diminta memijat tapi karena jarinya terlalu kecil, dia dimintanya pakai gigi.

Petualangan memijat dengan gigi terus berlanjut, dari gratisan hingga menjadi profesional setelah mengikuti kursus pijat.

Kliennya juga banyak yang selebriti, dari Simon Cowell sampai Katy Perry pernah digigit Dr. Dot.



Sumber : https://today.line.me/id

July 15, 2018

Kehidupan di Bawah Tanah Itu Ternyata Benaran Ada, Ini Nih Bukti dan Kisahnya



KARTUREMI – ‘Mustahil’, mungkin itulah kalimat yang akan keluar dari mulut kita mengenai kehidupan di bawah tanah ini.

Ya, bagaimana mungkin manusia bisa tinggal dan bertahan hidup di bawah tanah.

Selain udara yang sangat panas serta minimnya oksigen, tinggal di bawah tanah juga menimbulkan beragam resiko berbahaya yang dapat mengancam keselamatan.

Tapi di dunia ini tidak ada yang mustahil.

Sebuah organisasi rahasia yang dinamai sebagai Les UX (Urban experiment) telah hidup di bawah tanah yang berada di katakombe di bawah Paris selama bertahun-tahun lamanya.

Hal ini diketahui setelah polisi Prancis menemukan ruang tersembunyi tersebut pada September 2004.

Ketika petugas menelusurinya lebih dalam, mereka dibuat terkejut karena rumah bawah tanah itu memiliki fasilitas seperti bioskop dengan layar film berukuran penuh, peralatan proyeksi, bar, hingga sistem listrik.


“Ada beberapa botol wiski dan minuman keras lain di belakang bar, meja dan kursi, kompor tekanan untuk membuat couscous,” kata juru bicara kepada The Guardian.

“Semuanya berjalan dengan sistem listrik yang dipasang secara profesional dan setidaknya ada tiga saluran telepon di sana.”

Bukan hanya itu, ruangan tersembunyi itu juga menjadi tempat penyimpanan sejumlah lukisan langka yang dicuri oleh anggota rahasia les UX.

Ruangan bawah tanah yang sebelumnya merupakan bekas penambangan dan tempat penyimpanan tengkorak bagi enam juta orang Paris ini sebenarnya tempat terlarang karena alasan keamanan.

Tapi para anggota les UX tersebut mengambil alihnya, dan menjadi ‘markas’ untuk mereka.

Yang membuat tempat persembunyian tersebut lama terbongkar,karena  tempat itu tidak bisa terdeteksi GPS ataupun pemetaan microprecise.



Sumber : http://palingseru.com/147543/

July 14, 2018

Kopilot Mengisap Vape, Pesawat Air China Mendadak Anjlok 6.500 Meter



KARTUREMI, Beijing - Pesawat Air China yang terbang dari Hong Kong ke Dalian pada Selasa 10 Juli 2018 mendadak anjlok lebih dari 6.500 meter dari ketinggian sebelumnya.

Masker oksigen pun dilepaskan, para penumpang diperintahkan mengenakan sabuk pengaman.

Belakangan diketahui, penyebabnya adalah ulah kopilot. Ia mengisap rokok elektrik atau vape di dalam kokpit dan berupaya menghilangkan jejaknya. Namun, ia menekan tombol yang salah.

Hasil penyelidikan awal yang dilakukan otoritas penerbangan sipil China menunjukkan, tanpa sepengetahuan kapten penerbang, kopilot awalnya mencoba mematikan sebuah kipas angin agar asap dari rokok elektrik tak mencapai kabin penumpang.


Namun, alih-alih kipas angin, ia justru mematikan unit pendingin udara. Tindakannya itu menyebabkan kadar oksigen turun. Pesawat pun sempat terjun bebas.

Petugas keamanan penerbangan sipil, Qiao Yibin mengatakan, awak pesawat kemudian menerapkan tindakan darurat, dengan menjatuhkan masker oksigen dari atas tempat duduk penumpang, hingga mereka mengatasi masalah yang sedang terjadi.

Saat pesawat kehilangan tekanan kabin, pilot harus menurunkan ketinggian pesawat untuk memastikan keselamatan awak dan penumpang.

Ketika mengetahui bahwa penyebabnya adalah perangkat pendingin udara yang dimatikan, para awak kemudian mengaktifkannya kembali. Pesawat pun kembali ke ketinggian normal.

Pihak berwenang di China dilaporkan masih menyelidiki penyebab insiden tersebut secara rinci, dengan menelaah instrumen perekam data penerbangan (flight data recorder) dan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder) untuk menentukan apa persisnya penyebab insiden tersebut.

Sementara itu, maskapai Air China menjanjikan, tak akan ada toleransi bagi awak pesawat yang melanggar aturan. Demikian disampaikan dalam situs mikroblogging serupa Twitter, Weibo.

Menurut aturan penerbangan yang diterapkan di China, seluruh awak pesawat dilarang keras merokok. Larangan penggunaan rokok elektrik atau vape untuk penumpang selama penerbangan juga diterapkan pada 2006.

Namun, ada sejumlah aturan yang menuding pilot melanggar aturan, dengan merokok selama penerbangan.

Pada 2015, misalnya, radio milik pemerintah mewawancarai penumpang penerbangan dari Hong Kong ke Beijing yang mengklaim mencium aroma kuat asap rokok datang dari kokpit pesawat.



Sumber : https://www.liputan6.com/global

Banjir Bandang Surut, Lihat yang 'Nangkring' di Genting



Bencana alam banjir dahsyat yang melanda Jepang baru-baru meninggalkan cerita unik sekaligus mengejutkan.

KARTUREMI - Banjir dahsyat yang melanda Jepang baru-baru meninggalkan cerita unik, sekaligus mengejutkan. Seekor kuda poni terlihat 'nangkring' di atap sebuah rumah setelah wilayah barat Jepang tersapu banjir besar.

Kuda poni bernama Leaf itu terakhir kali terlihat hanyut terseret arus sungai yang meluap di dekat peternakan. Para pekerja peternakan khawatir kuda poni berusia 9 tahun itu mati tenggelam setelah mereka gagal menemukan saat dilakukan pencarian.

Namun, begitu banjir mereda, Leaf ditemukan di lokasi yang sama sekali tidak diduga sebelumnya. Kuda berukuran mini itu terlihat berdiri dengan tenangnya di atap sebuah rumah sambil menghadap dinding.


Mari Tanimoto, yang bekerja di peternakan itu, mengatakan dia terkejut ketika mendapat berita bahwa Leaf telah ditemukan.

Menurut perempuan 49 tahun itu, Leaf ditemukan dalam kondisi tertutup lumpur dan salah satu kakinya mengalami cedera. Namun warga masih heran bagaimana kuda poni itu bisa 'mendarat' di atas genting.

Sebab, mereka yakin ketinggian air banjir di wilayah mereka tidak sampai mencapai atap rumah. Lucunya, proses menurunkan Leaf dari atas genting juga menjadi masalah tersendiri.


Para pekerja peternakan harus memancing Leaf dengan wortel agar kuda poni itu tenang dan mau turun.

Leaf akhirnya mau turun melalui jendela yang ada di lantai atas rumah tersebut.

" Aku kira ia sudah mati, tapi beruntung ia bisa bertahan hidup dari banjir tersebut," kata Masayuki Yoshida, pekerja peternakan lainnya.


Sumber : https://www.dream.co.id/

4 Bersaudara Derita Penyakit Aneh, Kaki dan Tangan Membatu



KARTUREMI - Penyakit aneh dialami sebuah keluarga miskin di Pakistan. Empat anak dari keluarga tersebut menderita sakit misterius yang membuat telapak kaki berubah menjadi batu.

Dokter yang menangani mereka mengatakan Habibullah Bhatti yang berusia 19 tahun, Mehrunisa (15), Nasebullah Bhatti (10), dan Khairunisa, (6) menderita penyakit aneh yang disebut dengan Epidermolytic Hyperkeratosis.

Penyakit ini diketahui telah menginfeksi hampir 200 ribu orang di seluruh dunia. Penderita akan mengalami pengerasan dan penebalan pada bagian telapak tangan dan kaki.

Hingga saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit aneh ini. Akibat penyakit tersebut, keempat anak malang itu tidak bisa memakai alas kaki.

Orangtua mereka, Nazir Bhatti, 50 tahun, dan Abida Ali, 48 tahun, merasa prihatin dengan masa depan anak-anak tersebut karena tidak ada obat untuk menyembuhkan penyakit itu.

Dokter Menyerah, Anak Sehat Diungsikan

Mereka sudah membawa anak-anak mereka ke dokter, tapi semuanya tidak membuahkan hasil.

"Tiga tahun yang lalu, putri bungsu saya, Khairunisa, terkena penyakit aneh itu. Di telapak kakinya muncul lapisan tebal yang mulai mengerasi seperti batu dalam beberapa bulan.

“Kami juga membawa mereka ke pengobatan alternatif lokal. Namun dalam waktu enam bulan, tiga anak saya yang lain mengalami kondisi yang sama," jelas Nazir.

Sebagai langkah pencegahan, Nazir mengirim tiga anak mereka yang lain, yang tidak terpengaruh oleh kondisi tersebut, ke rumah nenek mereka.

Penderitaan Para Anak

Sementara itu, ke mana pun keempat anak Nazir yang malang itu pergi, mereka harus bertelanjang kaki karena terasa sakit jika memakai alas kaki.

" Kulit mereka semakin hari semakin keras. Kami khawatir tentang masa depan mereka karena mereka tidak bisa pergi ke sekolah atau melakukan pekerjaan apa pun," ujar Nazir.

Nazir hanya bekerja sebagai koki dan mendapat gaji Rp 37 ribu sehari. Dengan gaji sangat kecil itu, dia tidak dapat membawa anak-anaknya ke rumah sakit manapun untuk menjalani perawatan yang lebih baik.

" Saya tidak punya uang untuk menutupi biaya perjalanan, dan membawa anak-anak saya ke rumah sakit yang lebih besar di Karachi atau kota besar lainnya," keluh Nazir.



Sumber : https://today.line.me/id/

Perampok Kejam Memasukkan Cangkir ke dalam Anus Korbannya


KARTUREMI, Jakarta Aksi perampokan di India baru-baru ini menghebohkan publik. Pasalnya seorang penjaga keamanan yang dihajar babak belur dengan teganya juga sampai diperlakukan tidak senonoh, setelah uangnya dicuri.

Kejadian mengenaskan ini dialami oleh Ramdin, 62 tahun. Setelah menjual motornya, perampok berhasil mengambil uangnya sebesar £545 atau setara Rp 10 juta.

Selain itu, para perampok juga turut menghajarnya hingga babak belur. Hingga saat pria paruh baya itu terbangun, ia merasakan rasa sakit yang parah dalam perutnya. Setelah 10 hari menahan sakit, akhirnya Ramdin dilarikan ke rumah sakit Rama di Kota Kanpur wilayah Uttar Pradesh.

Meski awalanya tidak dipercaya, tapi hasil scan menunjukan terdapat benda seperti logam yang terjebak dalam ususnya. Sehingga para tim dokter tidak punya pilihan lain untuk langsung mengeluarkan benda itu dari perutnya.

"Dalam serangan keji tersebut sepertinya ia terjatuh dan tak sadarkan diri. Ia tidak tahu apa yang terjadi ketika dirinya pingsan," ujar Dokter ahli bedah senior, Dr Dinesh Kumar, dilansir dari Metro.

Tindakan dokter


Menurut keterangan para tim dokter, Ramdin yang mengalami sakit perut tak tertahankan kemudian langsung melakukan scan ultrasound. Hal itu dilakukan untuk memastikan apa penyebab yang membuat Ramdin mengalami sakit yang parah.

Setelah diusut mereka melihat ada cangkir logam dalam area perutnya.

"Itu telihat seperti cangkir logam yang dimasukan ke dalam dubur Ramdin. Benda itu telah terjebak dalam ususnya dan menyebabkan rasa sakit yang akut,"

Sebelumnya tim dokter berusaha untuk mengeluarkan benda tersebut melalui dubur. Selama satu jam melakukan hal itu ternyata usaha tim dokter gagal. Sampai akhirnya harus melakukan operasi pembedahan.

Operasi pengangkatan cangkir dalam perut Ramdin dilakukan selama dua jam. Beruntungnya, tim dokter akhirnya sukses mengangkat faktor utama yang menjadi masalah pada rasa sakit Ramdin. Setelah operasi itu, Ramdin diperbolehkan pulang setelah delapan hari dirawat.



Sumber : https://today.line.me/

July 12, 2018

Heboh Susanto Hidup Lagi Usai Dikubur di Rawa, Ini Faktanya


KARTUREMI - Susanto yang disebut telah meninggal dunia karena tersengat listrik saat bekerja, dikabarkan kembali hidup setelah dikubur.

Ritual penguburan Susanto di dalam lumpur Desa Sungai Purun Kecil, Sungai Pinyuh, Mempawah, Kalimantan Barat terjadi pada Minggu (8/7) akhir pekan lalu.

Sementara video penguburan tersebut  baru viral di media-media sosial pada Kamis (12/7/2018).

Dalam video tersebut, tampak seorang lelaki bercelana pendek dan bertelanjang dada tengah mengubur tubuh Susanto memakai lumpur di rawa.

”Subhanallah. Kejadian di pontianak. Orang kesetrum yang dikatakan sudah mati. Langsung dikubur dalam tanah yang basah, bisa hidup lagi,” tulis warganet bernama Yuni Rusmini sebagai keterangan video terebut.

Namun, Kapolsek Sungai Pinyuh Komisaris Sunaryo dalam keterangan tertulis yang didapat Suara.com, mengatakan Susanto sebenarnya belum meninggal dunia tapi dalam masa kritis.

”Tidak benar dia sudah meninggal dunia. Dia tersetrum listrik tegangan tinggi saat bekerja memasang kanopi di bengkel mobil Aneka Jaya. Warga yang melihat hal itu langsung memberikan pertolongan pertama,” kata Sunaryo.

Seorang warga yang memahami metode pelenyapan induksi listrik langsung mengubur tubuh Susanto ke dalam lumpur.

Ternyata, kata Sunaryo, metode tersebut berhasil sehingga nyawa Susanto bisa diselamatkan. Setelahnya, warga membawa Susanto ke Rumah Sakit Umum Daerah Rubini Mempawah untuk mendapat perawatan intensif.

“Jadi, setelah tubuhnya mulai dari leher hingga kaki dikubur dalam lumpur, Susanto siuman. Metode itu namanya grone, menghilangkan induksi aliran listrik tertutup. Setelah sadar, korban dibawa ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh dan dirujuk ke RSUD,” jelasnya.


Sumber : https://today.line.me/id/

Sarkofagus Hitam Misterius Berukuran Jumbo Ditemukan di Mesir



KARTUREMI, Mesir memang negeri sejuta misteri. Dalam suatu penggalian arkeologi terbaru di negeri para Firaun itu ditemukan lagi sebuah sarkofagus atau peti mayat kuno misterius yang membuat para ahli bertanya-tanya soal identitas penghuninya.

Menurut laporan Science Alert, sarkofagus hitam tersebut ditemukan di kota Alexandria yang terletak di pantai utara Mesir. Salah satu hal yang membuat para ahli takjub terhadap temuan ini adalah ukuran jumbo dari peti tersebut.

Terbuat dari granit hitam dan memiliki tinggi 185 sentimeter, panjang 265 sentimeter, serta lebar 165 sentimeter, sarkofagus tersebut menjadi yang terbesar yang pernah ditemukan di Alexandria.

Selain itu, pada makam kuno yang sama juga ditemukan sebuah patung kepala yang terbuat dari pualam. Besar dugaan bahwa patung tersebut, yang sudah kehilangan detail ukirannya, menggambarkan orang yang dikuburkan dalam sarkofagus tersebut.


Uniknya lagi, temuan ini terbilang langka. Sebab menurut Ayman Ashmawy, Kepala Sektor Ancient Egyptian Antiquities, peti tersebut belum pernah dibuka semenjak pertama kali ditutup pada 2 ribu tahun lalu.

Hal ini menunjukkan bahwa makam ataupun sarkofagus tersebut belum pernah dijarah oleh perampok, yang artinya para arkeolog memiliki kesempatan langka untuk mempelajarinya.

Berdasarkan analisis situs secara keseluruhan, ditemukan bahwa makam itu berasal dari dinasti Ptolemaic, dinasti asal Yunani-Macedonia yang berkuasa di Mesir antara tahun 305 sebelum masehi (SM) hingga 30 SM.

Awalnya tempat makam kuno ini ditemukan akan menjadi lokasi bagi suatu bangunan baru. Namun karena adanya temuan langka ini, pembangunan bangunan tersebut dihentikan.

Sekarang para peneliti tengah mempelajari siapa yang dikubur dalam sarkofagus hitam misterius tersebut. Dan tampaknya, jika melihat dari ukuran peti serta cara penguburannya bisa dibilang penghuni sarkofagus tersebut adalah orang dengan status sosial yang tinggi.

Semoga saja ia tak marah dan lantas mengutuk para arkeolog yang mengusik "tidurnya", seperti di dalam film-film horor.



Sumber : https://today.line.me/

July 9, 2018

Putra Amrozi: Tak Mudah Menjadi Anak Napi Terorisme



KARTUREMI, Lamongan - Menjadi anak dari seorang terpidana teroris tak pernah mudah. Hal itu dirasakan betul oleh  putra Amrozi, Zulia Mahendra (32). Selain harus bersusah payah mengahapus dendam, sanksi sosial pun bertahun-tahun dirasakannya. Cap sebagai anak teroris yang melekat padanya membuat aksesnya untuk mendapatkan pekerjaan terhambat. Bahkan, label tersebut berimbas juga kisah percintaannya. Keluarga sang calon istri sempat mempertanyakan sosoknya yang merupakan putra Amrozi.

Alih-alih meratapi nasib, ia lebih memilih menata kembali hidupnya. Berkat bantuan dan motivasi orang terdekat, Hendra kini melanjutkan hidup layaknya orang pada umumnya. Bahkan, dia kini menjadi Direktur Operasional di salah satu CV bidang konstruksi di Lamongan. Ditemui IDN Times usai acara kunjungan Menlu Belanda ke Tenggulun, Rabu (4/7), Hendra menceritakan kisahnya. Berikut kutipan wawancaranya:


Kenangan apa yang masih diingat bersama Abi (Amrozi)?

Kami punya hobi yang sama yaitu motor balap road race. Bahkan, kami pernah bertemu di Kejuaraan Daerah di Tuban. Aku ikut tim Surabaya, Abi punya joki sendiri. Paddock (tempat motor) sebelahan. Aku sama Abi sebenarnya lebih kayak temen. 

Seberapa dekat kamu dengan keluarga?

Sebenarnya, dari umur 2 bulan orangtua cerai. Nenek dari ibu sudah ngomong gak bisa menyekolahkan aku. Akhirnya aku lebih banyak hidup di jalan. Sekolah sambil jual asongan. Pulang sekali dua kali, pokoknya gak pernah nginap lama di rumah. Kalau boleh dibilang aku mandiri dari kecil, kebanyakan dibantu teman-teman. Dari kehidupan itu, aku mencoba berpikir dewasa. Berpikir kehidupan ke depan.

Apakah Abi tahu kehidupanmu yang seperti itu?

Tidak tahu. Jadi terakhir ketemu itu waktu ada kejadian (Bom Bali 1). Selisih berapa hari Abi main ke kosku di Babat. Aku tanya, dari mana aja bi, dia jawab, 'habis ini gak kemana-mana lagi, pulang'. Aku diminta selesai UNAS pulang. Ternyata waktu pulang ditangkap itu. Kejadian kelas 3 SMK. Alhasil, pulang tidak ketemu.

Apakah sebelumnya tidak mengetahui berita di TV dan sketsa yang disebar oleh kepolisian?


Aku gak mengira kalau Abi terlibat. Sketsa condongnya ke Ali Imron. Giginya patah sama kayak aku. Malah yang kena pertama kok Abi. Waktu itu aku gak tahu. Tapi terakhir pulang kok peralatan bengkelnya gak ada.

Setelah tertangkap, berapa kali mengunjungi Abi ke Lapas?

Kalau membesuk aku pernah ke Lapas Denpasar sekali. Lalu ke Lapas Nusa Kambangan tiga kali.

Sewaktu di Lapas Nusa Kambangan, apakah ada pesan dari Abi?

Pesen yang terkahir dari Abi, "Kamu jangan takut sama siapapun, sama apapun. Kamu coba cari jati diri kamu sendiri". Abi juga gak pernah menawarkan ajakan untuk bergabung ke kelompoknya.

Apakah ada dendam pasca eksekusi mati?

Sebelum jenazah datang aku bikin spanduk gede bertuliskan mau balas dendam. Sampai akhirnya ngomong ke Ustadz Ali Fauzi minta diajarin (buat bom), tapi tidak diajarin. Akhirnya otodidak main senjata, bermula dari mainan itu aku modifikasi. Senjata sendiri, aku rakit sendiri dan sudah aku modifikasi.

Bagaimana bisa mengurungkan niat untuk balas dendam?

Aku berpikir, ke depan aku gak bisa seperti ini. Daripada ngotot tanpa ada tujuan mending aku memilih menata masa depan. Aku juga dapat motivasi Ustadz Ali Fauzi dan Ali Imron. Tiap ketemu mereka selalu memberi arahan.

Lantas apa kesibukanmu saat ini, kabarnya kamu juga kuliah?

Ya sempat kuliah diploma, tapi belum dilanjut lagi. Banyak jadwalnya yang kres dengan kerjaan. Sampai sekarang belum dilanjut lagi.

Sekarang katanya sibuk ngurusin perusahaan konstruksi?

Alhamdulillah sekarang naik jadi Direktur Operasional di sebuah CV yang didirikan keluarga. Pada CV ini kami ini membantu mantan napi teroris yang baru keluar dari penjara. Ada teman yang mau keluar butuh pekerjaan kesusahan pekerjaan, aku carikan sebisa mungkin di CV ini, kalau tidak ada kami carikan di CV relasi.

Karena Aku pernah mengalami. Bahkan dulu melamar kerja belum masukin, aku ditolak. Aku akhirnya sempat kerja di beberapa tempat, mulai debt collector hingga usaha jual beli beli komputer bekas. Semua kerjaan aku pernah. Sampai akhirnya aku punya modal pulang dari Brunei Darussalam menghidupkan usaha kontruksi keluarga yang vakum. Saat itu aku masih punya dendam, kalau aku punya kerjaan diganggu anggota polisi, ayo perang aja.


Kabarnya tak hanya cari pekerjaan, mau menikah juga ada penolakan dari lingkungan calon istri, benar begitu?

Awalnya ada penolakan, di Sukodadi, di kampungnya istri aku disebut anaknya teroris. Tapi saat pernikahan, datang semua, termasuk Bupati Lamongan Fadeli, Kapolres Lamongan, hingga Danramil Lamongan. Itu yang bisa mengubah mindset orang di situ kalau kita ini teman. Sekarang tidak ada ngomong teroris. Malah keluarga istri dibilangin enak ini didatangi Bupati dan petinggi Lamongan pas mantu. Kalau ada anggapan awal teroris itu di Tenggulun, orang di sana belum tahu bagaimana perubahannya di sini. Pas nikah bisa mengubah pemikiran orang sana.

Kalau keluarga istri bagaimana?

Aku dua tahun pacaran, awalnya tidak menerima. Kalau dikasih tahu diam saja. Gak usah membantah. Nantinya, semua kebenaran akan terungkap. Orang ngomong apa tentang aku nanti juga terbuka. Orang di sini ngomong gak usah didengerin memang jodohnya itu. 

Melihat kisah terjal yang dilalui, apakah ada pesan untuk generasi millennials?

Kita sebagai generasi penerus, kalau belum paham jangan ikut-ikutan. Jalani hidup saja secara normal. Teknologi jangan negatif yang dipelajari. Positif masih banyak.


Sumber : https://www.idntimes.com/



Bahaya yang Mengintai 12 Remaja Thailand yang Terjebak di Gua Berhari-hari



KARTUREMI, Jakarta Empat dari 13 korban yang terjebak dalam gua Thailand berhasil diselamatkan pada Minggu, 8 Juli 2018. Mereka disambut bahagia. Sesampainya di luar gua, keempat bocah tersebut segera dibawa ke rumah sakit di Chiang Rai untuk mendapat perawatan intensif.

"Kondisi remaja laki-laki setelah keluar dari gua belum dirilis, tapi menurut kepala komando tim penyelamatan yang sudah bertemu mereka, kondisinya cukup baik," menurut laporan dari Fox News, Senin (9/7/2018).

Operasi penyelamatan masih akan dilanjutkan untuk membebaskan delapan remaja usia 11-16 dan pelatih tim sepakbola remaja Thailand yang terjebak dalam gua selama 16 hari.

Terjebak di dalam gua dalam waktu lama tentu saja memiliki dampak medis dan psikologis pada belasan remaja lelaki dan pelatih berusia 25 tersebut. Apa saja? Ini kemungkinan gangguan kesehatan yang terjadi seperti diungkapkan kontributor Fox News yang juga dokter penyakit dalam Marc Siegel. 

Kurang gizi dan dehidrasi

Dokter yang memeriksa remaja laki-laki yang selamat mengungkapkan kondisi mereka kekerangan gizi dan dehidrasi.

Selama terjebak, mereka hanya minum air mineral dari stalaktit (sejenis mineral yang menggantung di langit-langit gua kapur) hingga pada akhirnya mereka ditemukan oleh penyelam.

Menurut Siegel, darah, hati dan ginjal, jumlah darah, dan tingkat elektrolit mereka sebaiknya diuji. Mereka kemungkinan akan terhidrasi di rumah sakit berkat bantuan perawatan medis. 

Sakit kepala dan badan lemah


Selama berada di gua, jumlah oksigen rendah, sementara jumlah karbon dioksida yang dihasilkan ketika mengembuskan napas meningkat. Berkurangnya oksigen berisiko menyebabkan sakit kepala, mual, mengantuk, dan badan lemah.

Ketika tingkat oksigen sangat rendah atau karbon dioksida sangat tinggi, maka bisa terjadi penumpukan cairan di paru-paru. Hal ini terjadi karena karena oksigen tidak cukup dikirim ke berbagai organ vital.

Tingkat oksigen yang sangat rendah yang lebih buruk daripada dialami di gua Thailand dapat menyebabkan kerusakan otak, bahkan kematian. Rendahnya kadar oksigen di gua adalah salah satu faktor mendorong penyelam untuk mulai mengeluarkan remaja laki-laki dari gua yang banjir.

Risiko infeksi dan gangguan tidur


Saat berhasil diselamatkan seluruh korban sebaiknya segera diperiksa apakah berisiko infeksi saluran pencernaan atau tidak. Selain itu, paparan kotoran kelelawar atau burung dalam gua dapat menyebabkan infeksi paru jamur, yang disebut histoplasmosis.

Paparan tersebut dapat menyebabkan infeksi bakteri, yang disebut psittacosis. Gejala yang timbul diantaranya batuk, kelelahan, demam, dan mual.

Setelah lebih dari dua pekan di bawah tanah, mereka tidak pernah melihat sinar matahari hal ini dapat menyebabkan remaja laki-laki mengalami kesulitan tidur. Kondisi ini menyebabkan mereka bisa mengalami gangguan tidur dan hipersensitif terhadap cahaya. Untungnya, efek ini bersifat sementara.

Stres


Secara psikologis, remaja laki-laki yang terperangkap akan berisiko tinggi gangguan stres pasca-trauma (PTSD). Mereka akan mengalami kilas balik saat terjebak dalam gua, mimpi buruk, episode ketakutan yang tiba-tiba, dan perubahan perilaku juga kepribadian karena trauma.

Mereka berisiko mengalami gangguan mental. Perawatan yang efektif untuk PTSD termasuk di dalamnya terapi perilaku kognitif, yang berfokus pada pikiran, perasaan, dan perilaku yang terhubung dengan trauma.

Obat yang efektif yakni termasuk anti-depresan dan beta blocker serta perawatan. Semakin cepat PTSD diatasi, maka semakin cepat dan efektif mereka akan pulih.

Kini, lebih dari 50 penyelam dari berbagai negara bergabung dengan 40 penyelam Thailand untuk menyelamatkan yang masih ada di dalam gua.


Sumber : https://www.liputan6.com/h