BBM: 2B42DF7E
Whatsapp: +855-855-92-428
WeChat: KARTU_REMI
Showing posts with label Presiden Jokowi. Show all posts

August 23, 2018

Goyang Dayung Presiden Jokowi Viral di Tik Tok, Ini Aksi Warganet


KARTUREMI - Momentum pembukaan atau opening ceremony Asian Games 2018 sukses menjadi sorotan. Tak hanya masyarakat Indonesia tapi juga seluruh masyarakat luar negeri. Tak hanya tata panggung yang megah, penampilan para publik figur di acara itu pun curi perhatian masyarakat.

Salah satu yang sangat mencuri perhatian adalah aksi Presiden Jokowi yang berjoget saat Via Vallen membawakan theme song Asian Games yang berjudul Meraih Bintang. Gerakan goyang Jokowi ini seperti menirukan gaya orang yang sedang mendayung ke kiri dan ke kanan. Akhirnya warganet pun menamai goyangan Jokowi tersebut sebagai goyang dayung.

Tak hanya di sosial media, ternyata gaya goyang dayung ala Jokowi ini juga viral di Tik Tok. Aplikasi video berdurasi pendek itu banyak menampilkan aksi warganet yang meniru goyang dayung ala Jokowi.

Mengatakan terhitung sejak aksi kocak Jokowi bergoyang dayung hingga Selasa (21/8), tagar #goyangdayung nyaris menembus angka 2000.

Salah satu video goyang dayung yang menjadi viral adalah akun @natasha.surya. Sambil memutar lagi Meraih Bintang, Natasha bernyanyi dan berjoget mengikuti gerakan goyang dayung ala Jokowi.

Melalui akun instagram pribadinya, ia juga membagikan video tersebut. Video dibuat bersebalahan dengan Jokowi yang juga sedang bergoyang. Mengenakan kaos putih, Natasha terlihat sangat energik. Dalam unggahannya itu, Natasha pun membuat sebuah caption.

Oh ini..yang dibilang orang "belia muda joge(D) Duyung" padahal maksudnya #GoyangDayung# tolong aku nunggu sepeda terbaru ya, Pak @Jokowi."

Sontak unggahannya itu pun mendapat banyak respons dari para warganet.

"Sudah gue duga bakal jadi bahan tik tok," kata @lexlexsa21

"Kok gue ngakak yah liat ini, jadi pengen coba," tulis @aderlyanti93

"Wah Pak Jokowi keren," tulis @salmarifdatun.



Sumber : https://today.line.me/id/

August 19, 2018

Disandingkan dengan 2 Artis K-Pop, Presiden Jokowi Ternyata Tak Kalah Keren


KARTUREMI - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, sukses menjadi sorotan pada video intro Opening Ceremony Asian Games 2018.

Dalam video yang berdurasi 5 menit tersebut, Jokowi dikisahkan terjebak macet saat berangkat menuju Gelora Bung Karno dari Istana Bogor.

Orang nomor 1 di Indonesia itu lantas memilih turun dari mobil dan menaiki sepeda motor untuk menghindari kemacetan.

Tak cuma sekadar menaiki motor biasa, ada adegan dimana presiden yang akrab disapa Jokowi itu melakukan jumping hingga adegan salip menyalip di gang-gang ibu kota.

Aksi Jokowi ini pun sempat menghebohkan media Indonesia dan Korea Selatan.

Jokowi sempat menempati urutan pertama trending topic twitter Korea Selatan, juga menjadi sorotan salah satu media bernama Insight.co.kr.

Selain menjadi sorotan Negeri Ginseng, fenomena Jokowi di Opening Ceremony Asian Games 2018 ini juga menimbulkan kreatifitas fans Kpop.

Salah satu akun fans Kpop dengan kreatif membuat sebuah meme terkait aksi Jokowi tersebut.

Dalam meme itu, Jokowi disandingkan dengan 2 artis Kpop yang pernah beradegan dengan menaiki motor gede yakni Suho EXO dan Sehun EXO.


Meski disandingkan dengan 2 aktris tampan Korea Selatan, rupanya Jokowi tak kalah pamor loh. Pasalnya, beberapa netizen lebih terpesona dengan aksi sang presiden daripada dua aktor tampan tersebut.

"Lov u presiden ku oppa Jokowi," tulis akun @nadiaelizha.

"Kalo aku melihat nya, seperti nya pakde terinspirasi adegan dalam drakor, keren beud," tulis akun @ajeng_hpsrii.

"Suho, lo gadak apa-apannya ama Presiden gue," tulis akun @doremifasolasiidoo.

"Sorry ya para oppa oppa ganteng. Tapi ini hati gue menetap di pakde sampai jangka waktu yg tak dapat ditentukan, bisa jadi sampe 2 periode," tulis akun @shereyaaa.

"Ada satu yang beda diantara mereka bertiga, pak de pakai stelah jas semntara yang lain pakai jaket, baru tau kalau pkai jas juga keren bawa motor bgituan wkwkk, lebih keliatan gimana gitu pakdenyaaa," tulis akun @ryuzin.mbot.

"I love Pak Jokowi. Masukin list bias ahhh," tulis akun @hi_febri.

"Jo Ahjussi," tulis akun @nuvus13.

"Jokowi presiden ku tercinta," tulis akun @sherlyardillapak.

"Ahjushi satu ini emang greget,,, sehat sehat nggih pak dhe," tulis akun @ussamiusagi.

"Wow! Daebak! Pak Jokowi gak kalah keren," tulis akun @equinnsa.



Sumber : https://today.line.me/

5 Foto Ganteng Saddum So, Pria Stuntman Presiden Jokowi dalam Opening Ceremony Asian Games 2018



KARTUREMI - Opening Ceremony Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno, Sabtu (18/8/2018) sukses memberi banyak kejutan bagi masyarakat.

Salah satunya adalah sosok presiden Jokowi yang terlihat "mengendarai motor besar" di awal acara.

Jokowi juga tak malu-malu bergoyang saat Theme Song Asian Games yang dinyanyikan Via Vallen menggema di stadion.

Sosok Jokowi pun langsung menjadi trending topic di Korea.

Nah, ternyata, pria yang mengendarai motor tersebut bukanlah Jokowi.

Dilansir TribunStyle.com dari Tribunnws.com, ternyata stunt rider tersebut adalah Saddum So.

Ia adalah pria asal Thailand yang jago freestyle.

Fakta ini diungkap oleh stunt rider dan freestyler Indonesia yang bernama Reza SS.

"Pemeran penggantinya Saddum So dari Thailand," kata Reza.

Saddum sempat memposting foto dirinya saat memakai motor dan melakukan adegan terbang.

Foto tersebut ia unggah pada 3 Agustus 2018.


"Behind the scenes (emoji)"

Nah, meski sebagai seolah stunt man, Saddum ternyata hobi mengunggah foto dirinya saat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Menilik akun Instagramnya, yuk intip foto2 Saddum:

1. Saat berada di Kuala Lumpur


Tak hanya di Thailand, Saddum juga sempat mengelilingi beberapa negara.

Salah satunya adalah Kuala Lumpur Malaysia.

2. Pecinta binatang


Lewat akun Instagram, Saddum juga terlihat sebagai pecinta hewan.

Ia mengunggah beberapa foto saat bersama hewan.

3. Suka iseng



Nah, Saddum ternyata sangat suka iseng.

Lewat Instagramnya ia terlihat cuek membiarkan mukanya dicoret-coret.

4. Sudah berkeluarga


Nah, buat yang jatuh hati dengan pria ganteng ini harap bersabar ya.

Ternyata Saddum telah memiliki istri dan anak.

Saddum kerap mengunggah kebersamaannya dengan sang putri di Instagram.

Semisal foto yang satu ini, lewat foto yang ia unggah Saddum mengatakan kalau itu adalah keluarganya "my family".



Sumber : https://today.line.me/id/p

April 21, 2018

PKS dan Demokrat Nantikan Cawapres Jokowi

April 8, 2018

Menko Luhut Berani Jamin Indonesia Punya Kisah Sukses Dipimpin Jokowi

March 27, 2018

Nama-Nama Cawapres Jokowi Mulai Mengerucut, Siapa Saja?

March 21, 2018

Istana: Pernyataan Luhut Bukan Sikap Resmi Presiden Jokowi

March 13, 2018

Pilpres 2019: Figur Muda Agamis Dinilai Cocok Mendampingi Jokowi

March 9, 2018

5 Bisnis Anak Presiden Jokowi yang Menginspirasi, Siap Mendunia Nih!

March 6, 2018

Keren! Indonesia Diminta Jadi Juru Damai Konflik di Afghanistan

March 4, 2018

Presiden Jokowi Kirim Dokter Spesialis Jantung untuk Merawat Habibie

March 3, 2018

VIDEO: Gaya Keren Presiden Jokowi Saat Menjajal Olah Raga Tinju


Survei Popularitas: Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Turun Jelang Pilpres 2019

February 25, 2018

Begini Pendapat Kader PDIP tentang Majunya Jokowi di Pilpres 2019


REMINEWS - Pencalonan kembali Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, telah resmi dideklarasikan PDI Perjuangan. Lalu, bagaimana pendapat kader partai kepala banteng itu tentang Jokowi yang akan kembali bertarung pada Pilpres 2019?


1. Mendukung penuh keputusan ketua umum PDIP


Dader PDIP asal Kabupaten Tanah Pitung, Kalimantan Utara, Sutrisno mengatakan dirinya selalu mendukung apa yang telah diputuskan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Rakernas III di Bali.

"Jadi tentu dengan dicalonkan lagi Jokowi menjadi calon presiden 2019, kami sebagai kader dari Kalimantan Utara, tentu mendukung penuh dan siap memenangkan Pilpres 2019," kata Sutrisno di Grand Inna Bali Becah, Denpasar, Bali, Minggu (25/2).


2. Kinerja Jokowi sudah terlihat di sejumlah daerah


Kader PDIP lainnya, Megawati Matondang yang berasal dari Kepulauan Riau, juga berpendapat sama. Dia setuju dengan keputusan Megawati soal dukungan pencalonan kembali Jokowi pada Pilpres 2019.

Menurut Matondang, kinerja Jokowi selama ini sudah terlihat, terutama di beberapa daerah sudah dibenahi.

"Harapannya mudah-mudahan pak Jokowi semakin bisa memajukan Indonesia dan bisa didukung seluruh masyarakat," ungkap dia.


3. Jokowi memperhatikan pembangunan di perbatasan 


Sama seperti yang lainnya, kader PDIP dari Kabupaten Tanah Pintung, Kalimantan Utara, Markus juga mengaku sangat mendukung keputusan Megawati untuk mencalonkan kembali Jokowi pada 2019.

"Kami sudah mendukung full, dan kalau lihat kami kan berada di perbatasan, Jokowi sangat-sangat memperhatikan perbatasan, jadi gak ada alasan untuk tidak mendukung," ungkap Markus.


4. Jokowi bisa menjalankan program partai


Mimi Lukmila kader PDIP dari Riau menyebutkan Jokowi adalah salah satu kader yang bisa membawa misi program partai, yaitu pola pembangunan berdikari. Karena itu, Jokowi sudah sepantasnya didukung untuk maji pada Pilpres 2019.

"Nah, pak Jokowi cocok untuk itu. Harapannya adalah terpilih dua kali dan Indonesia jadi lebih baik," ucap dia.


5. Kader partai harus mengikuti keputusan pimpinan 


John Pandak, kader PDIP dari Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan, sebagai kader partai yang dipimpin Megawati, apa yang telah diperintahkan ketua umum wajib dilaksanakan. Karena itu, ia juga siap bekerja keras memenangkan Jokowi pada 2019.


"Jadi tidak ada tawar menawar bagi semua kader PDIP. Apa yang diperintahkan oleh partai tegak lurus mengikuti perintah itu," kata John.


6. Program Jokowi bisa terselesaikan


Kader PDIP dari Jakarta, Siti Maesaroh, juga menyampaikan dukungannya penuh pada Jokowi untuk Pilpres 2019. Menurunya, Jokowi adalah kader terbaik PDIP.

"Harapannya lima tahun ke depan, programnya dia selama lima tahun yang ini bisa dilanjutkan sampai selesai. Jadi beri kesempatan dia," kata Maesaroh.















February 20, 2018

Jokowi Ganti Piringan Hitam Metallica dengan Uang Rp 11 Juta



REMINEWS - Presiden Joko "Jokowi" Widodo akhirnya memilih membeli hadiah yang pernah diberikan oleh Perdana Menteri Denmark Lars Lokke pada (28/11/2017) ketika berkunjung ke Indonesia. Lokke ketika itu memberikan album piringan hitam Metallica kepada Jokowi, sementara mantan Gubernur DKI Jakarta itu memberikan cenderamata berupa sebilah rencong kepada Lokke. 

Usai diterima, hadiah itu rupanya langsung dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dinyatakan milik negara. Tapi, Jokowi berubah pikiran dan memilih untuk menggantinya dengan uang.

Berapa nominal uang yang harus diserahkan ke negara untuk bisa menebus piringan hitam langka itu?


1. Jokowi Merogoh Uang Rp 11 juta


Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulis semalam, Jokowi melaporkan pemberian deluxe box set Metallica yang berjudul "Master of Puppets" pada (7/12/2017). Kemudian ditetapkan menjadi milik negara melalui SK nomor 219 tahun 2018 pada tanggal (31/01/2018). 

Tetapi, Jokowi kemudian bersedia mengganti barang itu dengan uang. Hal itu dibolehkan dan sesuai dengan aturan yang berlaku terkait gratifikasi.

"Kami apresiasi pelaporan gratifikasi yang dilakukan tersebut. Ini adalah contoh positif yang sepatutnya diikuti oleh seluruh pegawai negeri dan penyelenggara negara," ujar Febri. 

Untuk bisa memiliki piringan hitam itu Jokowi menyerahkan uang kepada negara sebesar Rp 11.079.019. Dana tersebut sudah diterima oleh KPK.

"Poin utama sebenarnya bukan pada jumlah uangnya. Tapi contoh konsisten yang dilakukan Presiden, yakni kehati-hatian yang tinggi untuk mencegah korupsi dan dimulai dari hal yang kecil," kata dia.


2. Sebagai Bentuk Penghormatan


Sementara, juru bicara Presiden, Johan Budi mengatakan penggantian piringan hitam itu sebagagi bentuk penghormatan atas hadiah yang diterima dari Lokke tersebut. Apalagi Jokowi memang diketahui fans berat band Metallica. 

"Salah satunya untuk menghormati pemberian dari kepala negara yang lain," ujar Johan kepada IDN Times melalui telepon semalam. 

Jokowi sendiri diketahui memang fans berat band yang terbentuk pada tahun 1981 lalu itu. Bahkan, ketika band asal Los Angeles, Amerika Serikat tersebut manggung di Jakarta tahun 2013, Jokowi ikut menonton konser di Gelora Bung Karno, Senayan. 

Jokowi yang masih menjabat sebagai gubernur ketika itu, membeli tiket kelas festival dan ikut menggerakan badan mengikuti irama lagu. Bahkan, dia ikut menonton konser dengan mengenakan kaos band kesayangannya tersebut.


3. Pernah Dapat Gitar Bass Dari Personel Metallica


Band Metallica mengetahui salah satu fans mereka adalah Gubernur DKI Jakarta. Oleh sebab itu, bassist band tersebut, Roberto Trujilo, pernah menghadiahi gitar bass kepada Jokowi di tahun 2013 lalu. 

Tetapi, gitar bass bermerk Ibanez itu rupanya dilaporkan oleh Jokowi ke KPK dan dinilai lembaga anti rasuah sebagai gratifikasi karena diberikan berkaitan dengan jabatannya sebagai Gubernur DKI. Gitar bass itu kemudian dipajang di Galeri Gratifikasi pada Direktorat Gratifikasi di KPK.

"Gitar itu merupakan pemberian terkait jabatan yang diberikan pihak promotor Jonathan Liu kepada Jokowi. Gitar itu kemudian menjadi milik negara," ujar Direktur Gratifikasi KPK Giri Supradiyono yang ditemui media di Balai Kota pada 2013 lalu. 



4. Bukan Hadiah Pertama yang Dilaporkan Jokowi


Konsistensi Jokowi melaporkan semua hadiah yang ia terima sudah dilakukan sejak menjadi pejabat publik. Dalam catatan media, Jokowi sudah beberapa kali menyerahkan hadiah dari berbagai pihak kepada lembaga anti rasuah. 

Jokowi pernah melaporkan ke KPK dua ekor kuda dari warga Sumba, NTT pada (25/07/2017). KPK menganalisa dan mengklarifikasi kedua kuda itu ditaksir seharga Rp 70 juta.

Selain itu, pada 2016 Jokowi juga melaporkan penerimaan hadiah dari sebuah perusahaan minyak Rusia. Hadiah yang terdiri dari tiga paket itu diserahkan melalui PT Pertamina ke Jokowi. Ia mendapat lukisan, set minum teh dan plakat. Itu pun juga ia serahkan ke KPK. 

Jokowi juga pernah melaporkan kacamata pemberian pembalap MotoGP Jorge Lorenzo bermerk Hawker berwarna putih. Dalam situs resmi Hawker, kacamata itu dihargai 30 Euro atau sekitar Rp 483 ribu. 

Kacamata itu diberikan Lorenzo ketika ia ikut bersepeda dari rumah dinas Jokowi ke Balai Kota DKI.
















January 30, 2018

Jokowi Jadi Imam Salat di Afganistan, Pemuda Muhammadiyah: Ini Wajah Islam Indonesia



REMINEWS - Presiden Republik Indonesia Joko "Jokowi" Widodo mengunjungi Afganistan. Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi sempat menjadi imam salat zuhur.

Kunjungan Jokowi Memperlihatkan Wajah Baru Indonesia


Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut kehadiran Jokowi di Afganistan menunjukkan wajah Islam Indonesia. Islam yang saling peduli antar sesama saudara seagama.

"Nah jadi ketika Pak Jokowi hadir di sana di tengah konflik, di tengah perang dan segala macam kemudian beliau hadir itu jadi pesan, lihat Islam itu ke Indonesia," kata Dahnil di Gedung Dewan Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Selasa (30/1).

Kunjungan Dinilai Bentuk Simpati Terhadap Sesama Muslim


Kehadiran Indonesia di Afganistan dinilai Dahnil sangat diperlukan. Mengingat salah satu bentuk simpati atas negara yang sama-sama mayoritas penduduknya muslim.

"Ketika kita negara muslim terbesar di dunia kemudian presiden berani hadir di Afganistan, itu adalah hal yang positif. Artinya presiden ingin menunjukkan simpati dan empatinya kepada Afganistan," lanjut Dahnil.

Wajah Islam Indonesia Pantas Dijadikan Tolok Ukur


Danhil menganggap dengan kunjungannya ke Afganistan, Indonesia pantas dijadikan tolok ukur oleh negara muslim lainnya. Sehingga wajah Islam Indonesia semakin dikenal baik.

"Indonesia itu pantas jadi role model Islam di dunia, itu yang paling penting. Kenapa, karena selama ini dunia melihat Islam ya Timur Tengah, lihat Islam India, Pakistan, Afganistan," lanjut Dahnil.















January 29, 2018

Presiden Jokowi Nekat ke Afganistan, Dua Helikopter Mengawal Rombongan



REMINEWS - Presiden Joko "Jokowi" Widodo nekat mengunjungi Kabul, Afganistan, meski negara tersebut tak bisa dibilang aman.

Presiden bersama rombongan mendarat di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afganistan, Senin (29/1) siang pukul 11.40 Waktu Setempat.

Beberapa jam sebelumnya, kelompok bersenjata menyerang sebuah akademi militer yang berdiri di Kabul. Serangan ini menewaskan lima serdadu dan menyebabkan 10 orang terluka.

Otoritas keamanan setempat menyebutkan serangan pada Senin pagi tersebut adalah serangan ketiga yang melanda Kabul dalam beberapa hari terakhir.

Namun serangan tersebut ternyata tak menyurutkan niat Jokowi untuk menjejakkan kakinya di Kabul.


1. Presiden Kedua RI yang Berkunjung ke Afganistan


Presiden Jokowi menjadi presiden kedua Indonesia yang mengunjungi Afganistan setelah sebelumnya Presiden Sukarno mengunjungi negara ini pada 1961. Sehingga kunjungan ini cukup bersejarah, tak hanya bagi Indonesia, tapi juga bagi Afganistan.


2. Kedatangan Presiden Jokowi Disambut Hujan Salju


Kedatangan Presiden Jokowi beserta rombongan disambut hujan salju yang turun di Kabul. Namun dinginnya suhu tak mengurangi hangatnya sambutan tuan rumah.

"Dalam suasana keakraban Presiden Afganistan menyambut Presiden @jokowi dengan upacara kenegaraan penuh dan turunnya salju, menambah keakraban," tulis Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam akun twitternya.


3. Dikawal Kendaraan Lapis Baja dan Helikopter


Dari Bandara Internasional Hamid Karzai, Presiden Jokowi berserta rombongan langsung meluncur menuju Istana Kepresiden Afganistan.

Sepanjang perjalanan mereka dikawal oleh kendaraan lapis baja. Dua helikopter juga terbang di atas rombongan untuk memastikan keamanan mereka.

Ketatnya pengawalan terhadap Presiden Jokowi ini lantaran maraknya serangan kelompok bersenjata ke kota Kabul dalam beberapa hari terakhir.

Sehari sebelum kedatangan Jokowi, misalnya, terjadi ledakan di pusat kota Kabul yang menewaskan 95 orang dan menyebabkan 158 orang terluka.

Seminggu sebelumnya militan Taliban melakukan serangan ke hotel mewah di Kabul, menewaskan 22 orang.














January 21, 2018

Orang ini mengancam bakal menembak mati Jokowi saat masih atau tidak jadi Presiden!!!


REMIHOTNEWS - Mengkritik jalannya pemerintahan itu sah-sah saja, Tapi sebagai Simbol Negara sudah sepantasnya kita sebagai Warga Negara juga menghormatinya dengan tidak melecehkan atau mengumbar kata-kata yang kurang pantas ditujukan kepadanya.

Salah satu pemilik akun twitter satu ini justru berbeda, dia malah dengan berani menuliskan twitt yang berisi ancaman kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi.


Lewat akun @AchmadBassrofi, ia mengancam akan menembak Presiden Jokowi bahkan ketika beliau tak lagi menjabat Presiden.

Tembak mati jokowi memakai mandat utama patriot kepahlawanan para pahlawan¶ pejuang bangsa&NKRi(indonesia)!!

Status itu ia tulis pada 29 Oktober 2017 tetapi hingga Kamis (18/1/2018) masih menjadi viral dan mendapat kecaman sejumlah netizen (warganet).

Pemilik akun @FrengkiMulia sekitar 17 jam lalu menulis status: Sehat om, kalo kena difteri jng maen twit. Eh bos, yg loe mau tembak itu presiden Gue, hadepin g dl deh sblm loe mo ancem presiden gue bos, g tunggu retwit loe

Pemilik akun @viafelisiana sekitar 11 jam lalu menulis komentar: Cieeee yg udah viral.. mas'e nanti klo udah kena grebek harus kuat dan yakin ya. Seyakin pas ngetwitt kmaren2.

Status bernada ancaman itu pun oleh sejumlah netizen telah di-mention ke akun resmi Mabes Polri dan sejumlah instansi resmi pemerintah.

Pemilik akun @banana_village sekitar 19 jam lalu menulis status: Ngemeng lu kaflak? Mandat nenek lu?? @PolhukamRI @HumasMetroJaya @TMCPoldaMetro @DivHumasPolri @CCICPolri @_TNIAU @tni_ad @_TNIAL tolong bocah ini dicyduk